Banda Aceh, 6 September 2025 — Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala (USK) sukses menyelenggarakan Postgraduate Conference (PGC) 2025 yang berlangsung selama dua hari, dari Kamis hingga Jumat, 5–6 September 2025. Acara akademik tahunan ini menjadi wadah penting bagi para mahasiswa pascasarjana untuk mempresentasikan hasil penelitian tesis mereka sekaligus mendapatkan masukan ilmiah dari para akademisi, reviewer, dan peneliti.

Salah satu momen istimewa dalam PGC 2025 ini adalah keikutsertaan mahasiswa dari Kelas Kerjasama Kabupaten Aceh Jaya dan Kabupaten Simeulue, yang turut memeriahkan acara sebagai presenter. Sebanyak 50 orang mahasiswa kelas kerjasama berpartisipasi aktif dengan mempresentasikan hasil penelitian tesis mereka di hadapan para dosen dan penguji.
Dari jumlah tersebut, 26 orang merupakan mahasiswa dari Kelas Kerjasama Kabupaten Simeulue, sementara 24 orang berasal dari Kabupaten Aceh Jaya. Keikutsertaan mereka menjadi bagian dari upaya strategis Sekolah Pascasarjana USK dalam menghubungkan hasil penelitian mahasiswa dengan rumah jurnal yang sesuai, sehingga publikasi ilmiah dari para mahasiswa dapat semakin meningkat secara kualitas dan kuantitas.

Direktur Sekolah Pascasarjana USK dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas antusiasme para mahasiswa, khususnya dari kelas kerjasama, dalam memanfaatkan PGC sebagai ajang ilmiah yang sangat bermanfaat. “Konferensi ini tidak hanya sebagai forum presentasi, tetapi juga sebagai jembatan menuju publikasi ilmiah. Kami berkomitmen untuk mendampingi mahasiswa dalam proses penyusunan artikel ilmiah hingga ke tahap publikasi di jurnal bereputasi,” ujarnya.
PGC 2025 diharapkan menjadi langkah awal yang kuat dalam mendorong atmosfer akademik dan penelitian yang lebih dinamis, serta memperkuat sinergi antara dunia akademik dan kebutuhan pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Aceh Jaya dan Simeulue.
Comments are closed