Banda Aceh – Ikatan Alumni Magister Administrasi Pendidikan (MAP) Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala menggelar kegiatan buka puasa bersama yang dirangkai dengan temu ramah dan sesi sumbang saran pada Kamis, 12 Maret 2026. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini dihadiri oleh Direktur Sekolah Pascasarjana, para dosen, serta alumni Program Studi Magister Administrasi Pendidikan.
Acara tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi antara alumni, dosen, dan pihak Sekolah Pascasarjana sekaligus menjadi ruang diskusi dalam merumuskan berbagai gagasan yang dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan pendidikan di Aceh.

Direktur Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala dalam arahannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi karena telah diundang dalam kegiatan tersebut. Ia menilai kegiatan seperti ini sangat positif dalam memperkuat hubungan antara alumni dan almamater.
Dalam sambutannya, beliau berharap kegiatan silaturahmi seperti ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang. Ia juga menyarankan agar agenda kegiatan alumni dapat disusun secara lebih terstruktur.
“Ke depan, kegiatan seperti ini bisa dibuat lebih detail dan direncanakan melalui rapat bersama, sehingga program-program alumni dapat berjalan dengan baik dan memberi dampak nyata,” ujarnya.
Setelah sesi sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan penyampaian saran serta masukan dari para alumni. Dalam sesi tersebut, beberapa poin penting disampaikan sebagai bahan pemikiran dan rencana pengembangan organisasi alumni.
Pertama, para alumni menekankan pentingnya mempererat hubungan kekeluargaan antar alumni Magister Administrasi Pendidikan yang saat ini tersebar di berbagai kabupaten/kota di seluruh Aceh. Melalui hubungan yang lebih solid, alumni diharapkan dapat saling mendukung dalam pengembangan profesi dan pengabdian di bidang pendidikan.

Kedua, membentuk kepengurusan atau koordinator alumni di setiap kabupaten/kota di Provinsi Aceh. Langkah ini dinilai penting sebagai wadah untuk menjaring dan menampung berbagai permasalahan pendidikan yang terjadi di daerah.
Ketiga, berbagai gagasan program alumni yang muncul dalam pertemuan tersebut akan dibahas lebih lanjut pada pertemuan berikutnya untuk dirumuskan menjadi program kerja yang lebih konkret dan terarah.
Keempat, alumni juga membahas rencana penyusunan program kerja yang berfokus pada kontribusi nyata bagi dunia pendidikan di Aceh, khususnya dalam upaya peningkatan mutu pendidikan.
Permasalahan yang berhasil dihimpun nantinya akan menjadi bahan dalam penyelenggaraan seminar pendidikan yang melibatkan berbagai pihak terkait. Hasil dari seminar tersebut diharapkan dapat dirumuskan menjadi rekomendasi atau acuan kebijakan bagi pengembangan pendidikan di Aceh.
Kegiatan kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban, memperkuat semangat kebersamaan antara alumni, dosen, dan pihak Sekolah Pascasarjana Universitas Syiah Kuala.
Melalui kegiatan ini, Ikatan Alumni Magister Administrasi Pendidikan diharapkan semakin solid dan mampu berperan aktif dalam memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan di Aceh.
Comments are closed